Sebuah Ocehan Bangun Tidur Tentang NU

Tahun 2004, selepas menuntaskan pendidikan sekolah dasar, saya diasingkan kedua orangtua ke Pondok Pesantren Al-Hikmah, Ngadipurwo, Blora, Jawa Tengah. Di sana, meski saya agak mbeling, saya ditempa untuk giat memelajari dasar-dasar agama Islam. Diajari bagaimana menjadi manusia berbudi dengan kitab akhlakul lil banin, diajari mana yang boleh mana yang tidak dengan kitab-kitab fikih, dan menghafal … Lanjutkan membaca Sebuah Ocehan Bangun Tidur Tentang NU

10 Menit yang Mengesankan bagi Perokok

Bagi perokok berat macam saya, 10 menit saat kereta berhenti adalah waktu yang sangat membahagiakan. Pasca memutuskan berhenti bekerja di kantor konsultan informasi publik enam bulan lalu, saya kemudian bekerja di Komite Nasional Pelestarian Kretek (KNPK) dan memfokuskan diri menyelesaikan beberapa naskah buku yang sempat tersendat. Dua tahun bergiat di dunia keterbukaan informasi publik dan … Lanjutkan membaca 10 Menit yang Mengesankan bagi Perokok

#30 Hari Sukir Bercerita

Dì kampung halaman saya, ada seorang anak yang begitu masyhur namanya dalam dunia perikanan dan penjinak hewan-hewan berbisa. Ia begitu lihai mencari ikan dan memiliki keterampilan menaklukkan ular-ular berbisa yang menakutkan. Semasa kecil, ketika masih hobi menyusuri sungai sambil menenteng joran, saya pernah melihat sendiri bagaimana lelaki bebrapa tahun lebih tua di atas saya ini … Lanjutkan membaca #30 Hari Sukir Bercerita

PKS Adalah Ujian dari Gusti Alloh untuk NU

Barangkali, NU sengaja dibuat sibuk menanggapi tingkah lucu PKS wa akhwatuha, sementara kader-kader lucu mereka (PKS waakhwatuha) makin masif turun ke bawah untuk menanamkan ideologi demi merebut kursi kekuasaan.   Boleh dibilang, PKS wa akhwatuha menggunakan strategi "lempar umpan, nelikung kemudian"   Untungnya, NU sangat teruji oleh serangan macam ini. NU sadar betul, menghadapi masalah … Lanjutkan membaca PKS Adalah Ujian dari Gusti Alloh untuk NU

Sukir, Munkar dan Nakir

Seberuntung-beruntungnya manusia adalah mereka yang mati muda. Seperti yang dialami Sukir. Ia meninggal dunia di umur 27 tahun. Meninggal muda adalah cita-cita Sukir yang paling ia idamkan selama hidup. Karena dengan meninggal muda, Sukir semakin dekat dengan Allah dan terbebas dari dunia fana yang berlumur dosa. Selama hidup, hari-hari Sukir dihabiskan untuk mengaji dan berdakwah. … Lanjutkan membaca Sukir, Munkar dan Nakir

Keroncong Kebangsaan

Pada suatu kesempatan, Mbah Mus dhwuh soal ilmu malakah, ilmu yang menggunakan hati dan telinga sebagai instrumen terpenting dalam menilai benar atau salah sesuai teori kelimuan. “Orang yang sudah malakah tidak perlu dalil dalam menilai sesuatu itu benar atau salah. Contohnya seperti ini, orang yang baru hafal Alfiah, dikit-dikit baca bait alfiah. Bila ada yang … Lanjutkan membaca Keroncong Kebangsaan