Pemerintah Lintah

Gaung perlawanan sudah lama didengungkan. Ibu-ibu di Rembang berani mati memertahankan lahan sumber pangan. Sawah yang ijo royo-royo  ingin dicaplok pemerintah yang tak pernah mau tahu rakyat yang hidup dililit kemiskinan. Pemerintah memang kadang bertindak seperti bajingan.

Mahasiswa, buruh, petani, di seantero nusantara tak buta. Memandang perjuangan ibu-ibu melawan pemerintah yang adi kuasa. Mendirikan tenda sudah puluhan bulan lamanya. Kadang-kadang, mereka diperlakukan tak layaknya manusia. Ibunya, ibuku juga. Akan kami dukung bersama-sama.

Pemerintah punya telinga, namun tak mampu mendengar jeritan rakyat jelata. Yang mereka dengar hanya omongan orang-orang yang mampu mempertebal dompet, saku baju dan celananya. Mereka punya kaki, namun tak mampu melangkah untuk sekadar menengok rakyat yang dipatahkan kakinya. Mereka akan melangkah, bahkan jika ribuan kilometer jaraknya, untuk menjemput keuntungan yang membuat hijau mata.

16 April 2015 memperjelas hukum di Indonesia. Hukum yang runcing menusuk dada rakyat, dan tumpul menyundul penguasa bangsa. Gugatan ibu-ibu yang melahirkan generasi penerus bangsa dianggap kadaluarsa. Rakyat kecewa, mendoakan hakim beranak kuda. Agar ia tahu bagaimana sakitnya dianggap tidak ada. Indonesia bangsa yang memalukan akibat pemerintah yang beringas dan membabibuta menyiderai rakyatnya.

Ibu-ibu, pemuda, mahasiswa, buruh, petani, dan kaum-kaum yang dipandang sebelah mata pantang untuk mengatakan kata menyerah, apalagi hidup untuk pasrah. Kami akan marah, melibas semuanya yang menghalangi langkah. Hati-hati wahai kau pemerintah. Akan kami balas tindakan yang membuat kami terpaksa muntah-muntah.

#RembangMelawan

#DemiRembang

Iklan

Bijaklah dalam Berkomentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.