Bayang Semu

Alifa, kekasihku, ada yang bilang orang beriman itu seperti pesawat terbang. Semakin tinggi ia terbang, maka semakin samar dan kecil mata melihat dunia.

Pun dengan orang-orang yang berlinang jabatan, Alifa. Semakin tinggi jabatannya, semakin samar dan kecil pula ia melihat orang-orang yang jauh dibawahnya. Maka janganlah Alifa heran apabila tak sedikit bos-bos, para pejabat, atau para pemerintah yang tak lagi memiliki kemampuan untuk melihat penderitaan.

Mata mereka hanya melihat kesenangan dan segala sesuatu yang mewah. Telinga-telinga mereka hanya bisa mendengarkan proyek-proyek kakap yang nilainya mungkin lebih dari cukup untuk memberi makan “kaum jalanan”. Tangan dan kaki mereka hanya bisa untuk memungut dan menjemput segala yang menguntungkan. Bahkan, jeroan mereka hanya menerima makanan yang diproduksi oleh restoran-restoran berbintang.

Lama aku bertanya, apa hal yang demikian juga berlaku untuk cinta? Bila tidak, kenapa aku semakin samar dan bahkan tak lagi bisa melihatmu? Atau, jangan-jangan mencintaimu hanya bayang semu yang tak menentu?

Bijaklah dalam Berkomentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.