Bayang Semu

Alifa, kekasihku, ada yang bilang orang beriman itu seperti pesawat terbang. Semakin tinggi ia terbang, maka semakin samar dan kecil mata melihat dunia. Pun dengan orang-orang yang berlinang jabatan, Alifa. Semakin tinggi jabatannya, semakin samar dan kecil pula ia melihat orang-orang yang jauh dibawahnya. Maka janganlah Alifa heran apabila tak sedikit bos-bos, para pejabat, atau para …

Lanjutkan membaca Bayang Semu

Iklan

Menangislah Sayang, Apapun yang Terjadi bukan Sebab Dia, Mereka, atau Tuhan

 “Tuhan tidak adil. Tuhan pilih kasih!” Dua kalimat darimu yang selalu kuingat.  Saat itu, kubiarkan kau memaki, menyalahkan, dan menghujat segala sesuatu yang kau anggap sebagai sebab di balik semua permasalahanmu. Di bawah pohon parkir kampusmu, aku hanya terdiam menemani dedaunan yang tampak heran memandang dan ketakutan mendengar pekik mulutmu. Lampu temaram  membuat mataku remang …

Lanjutkan membaca Menangislah Sayang, Apapun yang Terjadi bukan Sebab Dia, Mereka, atau Tuhan

Tiada Kata yang tak Pantas Dikatakan

Tiada kata yang tak pantas dikatakan. Bila memang ada yang berpendapat tak demikian, sudah barang tentu ia gagal paham atau tongkrongannya sejauh mata memandang dan balik sebelum pagi menjelang. Pantas tak pantas bukan pada katanya, bukan salah pada katanya, melainkan ketidaktepatan waktu, pendengar dan suasana saat kata itu dikatakan. Sederhananya begini, jancuk, asu, celeng, bukanlah sebuah kata …

Lanjutkan membaca Tiada Kata yang tak Pantas Dikatakan

Mereka Membincang Cinta

Bila cinta adalah raja, maka rindu adalah panglima perangnya. Bila masa depan adalah penyemangat, maka kenangan adalah pembunuh terdahsyatnya.   Seorang Bijak bertutur kepadaku… Cinta itu luasnya tak bisa dibandingkan dengan samudera, tingginya tak bisa dibandingkan dengan langit di atas sana. Begitu luasnya, begitu tingginya cinta, sehingga hanya Tuhan yang benar-benar dapat memperbudaknya. Seorang Kiai …

Lanjutkan membaca Mereka Membincang Cinta

Untuk Alifa, Kekasihku

Alifa, bila telingamu masih berfungsi, dengarkan detak jantung ini....... Detak jantung yang tak beraturan menyiratkan kegelisahan sejak mulutmu mengucap kata 'selamat tinggal'. Detak jantung yang memaksa hati agar mengharapkanmu kembali datang. Detak jantung yang membuat badanku nyeri saat mengingat suaramu ditelan debur ombak dan wujudmu hilang ditelan senja yang menawan. Apa yang kuingat itu adalah …

Lanjutkan membaca Untuk Alifa, Kekasihku