Rindu

Akhir 2012, saya bersama dua rekan, Edi dan Ulin, sowan kembali ke ndalem Kiai Basyir Kudus, guru kami dalam menjalankan laku puasa dalail. Kedatangan kali itu untuk meminta doa pungkasan puasa dalail Quran yang sudah genap setahun, selanjutnya meminta ijazah dalilul khairat untuk laku puasa sembari mendawamkan shalawat kami 4 tahun mendatang. Hangat sekali dalam …

Lanjutkan membaca Rindu

Bang Yus, Supir Taksi Bermata Merah

Hujan rintik membasahi Bandara Sultan Hasanuddin Makassar ketika pesawat yang saya tumpangi mendarat. Dari balik jendela, jelas sekali terlihat rintik hujan semakin deras, hingga akhirnya hujan tumpah. Meski begitu, semerbak bau tanah Makassar tetap tercium ketika kaki saya pertama menapakkan kaki di kota pelaut ini. Saya menggegaskan langkah kaki keluar bandara, bukan karena ketakutan hari …

Lanjutkan membaca Bang Yus, Supir Taksi Bermata Merah

Ilmu dan Zikir

Saya teringat ucapan Francis Bacon, “Pengetahuan adalah kekuatan, siapapun pelakunya”. Bahkan Fir’aun yang abadi dalam sejarah, ternyata kekuasaannya dibangun tidak semata-mata dengan kekuatan militer. Pada saat berkuasa, Fir’aun memiliki perpustakaan pribadi dengan koleksi sebanyak 20.000 buku. Saya juga teringat dhawuh Kiai Basyir, "Tanyalah kepada ahli dzikir, bukan ahli ilmu" Kemudian saya menyimpulkan, bahwa santrilah yang …

Lanjutkan membaca Ilmu dan Zikir

Cantolkan Islam pada Kejernihan Hatimu, Bukan pada Kekuasaan

Para pembawa Islam pada abad pertengahan masuk ke Indonesia dengan konsep yang lengkap. Ada ajaran tauhid, ibadah, syariah, muamalah, ilmu fikih, ilmu dakwah, dan ilmu tasawuf, tak terkecuali jihad fi sabilillah. Semua itu dirangkai dalam peraturan yang serasi, tidak bertabrakan dengan satu dan lainnya. Pembawa Islam di Indonesia ini mengajarkan Islam tidak melalui kekuasaan, tetapi …

Lanjutkan membaca Cantolkan Islam pada Kejernihan Hatimu, Bukan pada Kekuasaan

Mbah Suraji

Sesampainya di depan gerbang keluar Stasiun Tawang, mata saya disambut puluhan becak berjajar rapi. Di atasnya, bapak setengah baya duduk memangku tangan memandangi hilir mudik kendaraan bermotor dan ojek online yang berseliweran. Ada pula yang tidur dengan muka yang terlihat amat lelah. Pemandangan yang sendu di sore hari itu, mengingatkan saya pada berita di Surabaya. …

Lanjutkan membaca Mbah Suraji

Sebuah Ocehan Bangun Tidur Tentang NU

Tahun 2004, selepas menuntaskan pendidikan sekolah dasar, saya diasingkan kedua orangtua ke Pondok Pesantren Al-Hikmah, Ngadipurwo, Blora, Jawa Tengah. Di sana, meski saya agak mbeling, saya ditempa untuk giat memelajari dasar-dasar agama Islam. Diajari bagaimana menjadi manusia berbudi dengan kitab akhlakul lil banin, diajari mana yang boleh mana yang tidak dengan kitab-kitab fikih, dan menghafal …

Lanjutkan membaca Sebuah Ocehan Bangun Tidur Tentang NU

10 Menit yang Mengesankan bagi Perokok

Bagi perokok berat macam saya, 10 menit saat kereta berhenti adalah waktu yang sangat membahagiakan. Pasca memutuskan berhenti bekerja di kantor konsultan informasi publik enam bulan lalu, saya kemudian bekerja di Komite Nasional Pelestarian Kretek (KNPK) dan memfokuskan diri menyelesaikan beberapa naskah buku yang sempat tersendat. Dua tahun bergiat di dunia keterbukaan informasi publik dan …

Lanjutkan membaca 10 Menit yang Mengesankan bagi Perokok