Sukir, Munkar dan Nakir

Seberuntung-beruntungnya manusia adalah mereka yang mati muda. Seperti yang dialami Sukir. Ia meninggal dunia di umur 27 tahun. Meninggal muda adalah cita-cita Sukir yang paling ia idamkan selama hidup. Karena dengan meninggal muda, Sukir semakin dekat dengan Allah dan terbebas dari dunia fana yang berlumur dosa. Selama hidup, hari-hari Sukir dihabiskan untuk mengaji dan berdakwah. …

Lanjutkan membaca Sukir, Munkar dan Nakir

Iklan

Keroncong Kebangsaan

Pada suatu kesempatan, Mbah Mus dhwuh soal ilmu malakah, ilmu yang menggunakan hati dan telinga sebagai instrumen terpenting dalam menilai benar atau salah sesuai teori kelimuan. “Orang yang sudah malakah tidak perlu dalil dalam menilai sesuatu itu benar atau salah. Contohnya seperti ini, orang yang baru hafal Alfiah, dikit-dikit baca bait alfiah. Bila ada yang …

Lanjutkan membaca Keroncong Kebangsaan

Pojok Rumah Kretek Indonesia

Kekasih, kali ini pojok Rumah Kretek Indonesia (RKI) dijamah oleh tangan-tangan kreatif para seniman yang selalu mempertimbangkan makna di setiap lakunya. Hampir 3 jam abangda-abangda salik itu bahu membahu, berbagi tugas dan saling menyeka keringat di tengah desingan peluru kesepian, akhirnya jadilah mini studio yang merepresentasikan keberagaman. . Di dalamnya ada tas tentara, surat-surat tentara …

Lanjutkan membaca Pojok Rumah Kretek Indonesia

Habib Rohman, Bir (Bear) Brand dan Saya

Suatu ketika saya diajak mas sepupu dan rekan Bansernya sowan ke Habib Rohman, Warugunung, Bulu, Rembang. Saya agak kaget sebenarnya, pasalnya baru kali ini saya tau ada habib di daerah saya, sakti mandraguna lagi menurut penuturan sepupu saya. "Tapi resikna atimu sadurunge sowan Habib Rohman, ya. Soale belio suka menebak nasib dan apa yang sedang …

Lanjutkan membaca Habib Rohman, Bir (Bear) Brand dan Saya

Gandamayu

Saya bukan pembaca novel yang baik, karena memang saya tidak begitu hobi membaca novel. Saya lebih tertarik untuk membaca buku-buku biografi, sejarah dan semua tulisan yang ditulis oleh Mbah Nun, apapun itu. Tetapi pada novel-novel yang ditulis oleh beberapa penulis seperti Mbah Mus, Oki Madasari, Mas Phutut Ea dan Ratih Kumala selalu membuat saya tidak …

Lanjutkan membaca Gandamayu

Driver Grab Jogja: Cukong Tanah Asu!

Tidak ada yang diinginkan petani, selain hidup yang ayem tentrem. Tak peduli saban hari peluh dan keringat membasahi tubuhnya demi menghidupi diri dan keluarga. Tapi bajingan perampas itu nyata dan berlipat ganda! Para petani tak pernah neko-neko. Asal mereka dapat menggarap sawah, merawat benih-benih yang mereka tanam sampai siap panen, dan dapat makan bila esok …

Lanjutkan membaca Driver Grab Jogja: Cukong Tanah Asu!